VTM (Virus Transport Media) – Zeesan

out of 5 0

VTM atau Virus transport media atau juga biasa disebut Viral Transport Medium adalah sebuah media penyimpanan sample virus sementara yang diambil dari pasien, media ini berfungsi menyimpan virus selama proses transportasi atau pengiriman dari tempat pengambilan sample sampai ke pusat uji / laboratorium uji sample tersebut. Dengan tingginya angka penyebaran virus corona atau covid19 di dunia termasuk di indonesia maka VTM menjadi sangat tinggi kebutuhannya, setiap instansi kesehatan yang memiliki fasilitas pengujian sample dengan Metode RT-PCR pasti memerlukan VTM karena sample yang diambil adalah sample yang memang dibutuhkan dalam proses pengujian RT-PCR.

VTM Zeesan hadir dilengkapi dengan cairan preservatie yang memiliki viral lysis dimana hal tersebut berfungsi untuk menonaktifkan virus secara langsung ketika sample swab dimasukan kedalam tabung preservative, selain itu viral lysis membuat proses ekstraksi RNA menjadi sederhana dikarenakan tidak lagi memerlukan penambahan lysis buffer. Durasi penyimpanan dan distribusi VTM bisa mencapai 14 hari pada suhu ruang (Maksimum 25˚C) dan tidak memerlukan pendingin, kemudian masa pengawetan juga dapat dilakukan pada suhu 2 – 8˚C hingga 1 bulan. Dalam kemasan produk setiap kit nya dilengkapi dengan tabung preservative dengan cairan preservative (inaktivasi/viral lysis) tidak berwarna serta dilengkapi pula dengan sepasang swab untuk nasopharynx dan oropharynx.

Description

VTM atau Virus transport media atau juga biasa disebut Viral Transport Medium adalah sebuah media penyimpanan sample virus sementara yang diambil dari pasien, media ini berfungsi menyimpan virus selama proses transportasi atau pengiriman dari tempat pengambilan sample sampai ke pusat uji / laboratorium uji sample tersebut. Dengan tingginya angka penyebaran virus corona atau covid19 di dunia termasuk di indonesia maka VTM menjadi sangat tinggi kebutuhannya, setiap instansi kesehatan yang memiliki fasilitas pengujian sample dengan Metode RT-PCR pasti memerlukan VTM karena sample yang diambil adalah sample yang memang dibutuhkan dalam proses pengujian RT-PCR.

VTM Zeesan hadir dilengkapi dengan cairan preservatie yang memiliki viral lysis dimana hal tersebut berfungsi untuk menonaktifkan virus secara langsung ketika sample swab dimasukan kedalam tabung preservative, selain itu viral lysis membuat proses ekstraksi RNA menjadi sederhana dikarenakan tidak lagi memerlukan penambahan lysis buffer. Durasi penyimpanan dan distribusi VTM bisa mencapai 14 hari pada suhu ruang (Maksimum 25˚C) dan tidak memerlukan pendingin, kemudian masa pengawetan juga dapat dilakukan pada suhu 2 – 8˚C hingga 1 bulan. Dalam kemasan produk setiap kit nya dilengkapi dengan tabung preservative dengan cairan preservative (inaktivasi/viral lysis) tidak berwarna serta dilengkapi pula dengan sepasang swab untuk nasopharynx dan oropharynx.

PT Setia Anugrah Medika sudah memiliki izin edar resmi (AKL) untuk produk VTM Zeesan , dengan nomer AKL Kemenkes RI yaitu 10302024457.

Berikut penjelasan singkat mengenai VTM Zeesan :

out of 5 0

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “VTM (Virus Transport Media) – Zeesan”